TINGKAT STRES, KECEMASAN DAN PENYESUAIAN DIRI PADA LANSIA YANG DI TINGGAL PASANGAN HIDUP

  • Duma Lumban Tobing Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Abstract

ABSTRAK

 Menyesuaikan diri dengan kematian pasangan adalah salah satu tantangan perkembangan pada lanjut usia.  Lansia yang kehilangan pasangan bisa mengalami berbagai perubahan, termasuk mental dan emosional. Stres kehilangan pasangan dapat menimbulkan masalah psikososial yaitu kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dan kecemasan dengan penyesuaian diri pada lansia yang ditinggal pasangan hidup di Kelurahan Grogol. Penelitian ini menggunakan rancangan korelasional dengan pendekatan cross sectional untuk mengetahui korelasi antara dua variabel, variabel independen tingkat stress dan kecemasan serta  variabel dependen penyesuaian diri pada lansia yang ditinggal pasangan hidup. Pengambilan data dilakukan melalui observasi langsung dengan menggunakan instrumen Perceived Stress Scale (PSS-10), Geriatric Anxiety Scale (GAS) dan instrument penyesuaian diri lansia yang ditinggal pasangan hidup. Sampel pada penelitian ini berjumlah 32 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Analisa data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square (p < 0,05). Hasil penelitian ditemukan responden paling banyak perempuan sebanyak 18 responden (56,3%) berusia 60-70 tahun sebanyak 19 responden (59,4%), tingkat pendidikan terbanyak pada katagori tingkat pendidikan rendah  sebanyak 19 responden (59,4%), sebagian besar responden sudah ditinggal pasangan hidup ≥ 3 tahun sebanyak 19 responden (49,4%). Sebagian besar mengalami stress sedang sebanyak 18 responden (56,3%), kecemasan sedang sebanyak 19 responden (59,4%) dan   memiliki penyesuaian diri negativf sebanyak 19 responden (59,4%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stress dengan penyesuaian diri pada lansia yang ditinggal pasangan hidup dengan nilai p-value 0,041 (p < 0,05) dan adanya hubungan signifikan antara kecemasan dengan penyesuaian diri pada lansia yang ditinggal pasangan hidup dengan nilai p-value 0,018 (p < 0,05). Peneliti menyarankan agar lansia dapat membentuk self help group sebagai group pendukung.

 Kata Kunci: Kecemasan, Lansia ditinggal pasangan hidup, Penyesuaian diri, Stres

 

 ABSTRACT

 Adjusting to the death of a partner is one of the developmental challenges in old age. The elderly person who has lost a partner can experience various changes, including mental and emotional. The stress of losing a partner can cause psychosocial problems, namely anxiety. This study aims to determine the relationship between stress and anxiety levels with adjustment in the elderly who are left by their spouses in Grogol Village. This study used a correlational design with a cross-sectional approach to determine the correlation between the two variables, the independent variables stress and anxiety levels, and the dependent variable adjustment in the elderly who are left by their spouses. Data collection was carried out through direct observation using the Perceived Stress Scale (PSS-10) instrument, the Geriatric Anxiety Scale (GAS), and the adjustment instrument for the elderly who have been left by a spouse. The sample in this study amounted to 32 respondents who were taken using a purposive sampling technique. The data analysis used was univariate and bivariate analysis using the chi-square test (p <0.05). The results of the study found that most respondents were women, 18 respondents (56.3%) aged 60-70 years, 19 respondents (59.4%), with the highest level of education in the category of low education level, 19 respondents (59.4%), some Most of the respondents had been left by their spouse for ≥ 3 years as many as 19 respondents (49.4%). Most of them experienced moderate stress as many as 18 respondents (56.3%), moderate anxiety as 19 respondents (59.4%), and had negative self-adjustment as many as 19 respondents (59.4%). Bivariate analysis showed that there was a significant relationship between stress levels and adjustment in the elderly who were left by a spouse with a p-value of 0.041 (p <0.05) and there was a significant relationship between anxiety and adjustment in the elderly who were left by a spouse with a p-value value 0.018 (p < 0.05). Researchers suggest that the elderly can form a self-help group as a support group.

 

Keywords: Anxiety, Elderly left by a spouse, Adjustment, Stress

Published
2023-02-12
How to Cite
Tobing, D. L. (2023). TINGKAT STRES, KECEMASAN DAN PENYESUAIAN DIRI PADA LANSIA YANG DI TINGGAL PASANGAN HIDUP. Indonesian Journal of Health Development, 5(1), 39-50. https://doi.org/10.52021/ijhd.v5i1.116
Section
Articles